Rabu, 31 Mei 2017

Tips Praktis Pindah Rumah

Ada beberapa alasan seseorang atau sebuah keluarga pindah rumah. Diantaranya karena ditugaskan ke daerah lain (pindah tugas), masa kontrak rumah berakhir atau karena telah memiliki rumah baru, dsb.

Pindah rumah bisa jadi sangat merepotkan dan membuat stress. Terutama bagi mereka yang memiliki banyak barang atau mereka yang baru pertama kali pindah. Lalu bagaimana caranya supaya pindah rumah praktis dan tidak merepotkan ?. Silahkan hubungi  Jasa Pindah Rumah yang ada di kota anda. 

Tapi bagi anda yang ingin mengupayakan sendiri kepindahannya, berikut kami sampaikan tips-tips praktis pindah rumah yang tidak buat stress. Tips pindahan yang kami maksud adalah tips pindah rumah akibat pindah tugas ke daerah lain.





A.Tips Sebelum Pindah
1. Rencanakan dengan Matang
Sebelum pindah rumah  pastikan rumah yang dituju sudah siap huni. Misalnya sudah ada listrik, PAM, dsb.  Pastikan pula kondisi rumah siap menerima barang-barang bawaan anda. Jangan sampai barang yang anda bawa terlalu banyak sementara rumah yang akan anda tempati kecil. Begitu juga dengan sekolah baru bagi si anak sudah disiapkan sebelumnya.

Kesalahan yang sering terjadi  pada saat  pindah rumah adalah segala sesuatu baru dikerjakan menjelang hari-hari terakhir kepindahan. Seharusnya pindah rumah jangan tergesa-gesa. Siapkan waktu yang cukup, misalnya tiga hingga empat minggu sebelumnya (tergantung banyak barang yang akan dibawa pindah). Dengan waktu yang cukup anda bisa mengurus keperluan lainnya. Jangan sampai karena fokus ke persiapan pindah, tetapi urusan lainnya terbengkalai.


2. Siapkan anak-anak
Berikan pengertian kepada  anak-anak  alasan kepindahan anda. Ajak mereka membuat rencana ketika kelak  berada di tempat yang baru. Buatlah pindahan terlihat menarik sehingga mereka 
menginginkannya.
 



3. Memilah/Memilih Barang
Agar pindahan lebih berkah dan ekonomis, sebaiknya tidak perlu semua barang dibawa pindah. Jadi anda bisa memilah / memilih barang mana saja yang perlu dibawa dan yang ditinggal. Terhadap barang yang ditinggal anda bisa berikan ke pemulung atau fakir miskin atau berikan ke tetangga / kerabat sebagai kenang-kenangan. Atau dijual ke loak untuk mengurangi biaya pindah
 
 
4. Pengepakan / PengemasanBarang.
Siapkan kertas pembungkus untuk melindungi barang-barang pecah belah. Anda bisa menggunakan koran bekas sebagai pembungkus atau masukkan kembali ke dalam dusnya (jika masih ada).

Siapkan kardus untuk menaruh / meletakkan barang-barang anda. Masukkan barang-barang yang sejenis. Misalnya piring dan sendok dalam satu kardus. Buku dengan alat-alat tulis, dsb. Isilah koper-koper  dengan pakaian, seprei atau handuk. Lemari pakaian dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang ringan. Seperti pakaian, selimut  juga bantal. Walaupun barang-barang  tersebut ringan tapi jangan terlalu banyak  anda tempatkan di lemari, karena akan  membuat lemari pakaian menjadi berat.

Untuk meminimalisasi  pengaruh goncangan pada saat proses transportasi barang,  berilah alas  tebal pada kardus yang berisi pecah belah. Seperti handuk, sprei, dll. Beri label dan nomor pada setiap kardus. Misalnya ; kardus no.1 berisi pakaian, kardus no.2 alat dapur, no.3 buku, dsb. Hal ini akan memudahkan anda mengetahui isi setiap kardus. Juga akan memudahkan anda pada saat penempatan barang-barang di rumah baru, (barang langsung ditempatkan di tempat yang seharusnya). Mana kardus barang yang perlu segera dibuka dan mana yang bisa dibuka belakangkan.

Simpanlah surat-surat penting dalam satu tempat khusus. Seperti akte kelahiran, ijazah, sertifikat tanah, BPKB, buku tabungan dan catatan-catatan lainnya. Begitu juga dengan  perhiasan atau barang-barang berharga. Dan demi keamanan usahakan anda membawa sendiri barang barang tsb, ( jangan digabung dengan barang pindahnya )

Dua atau tiga hari  menjelang kepindahan, usahakan semua barang telah selesai dikemas. Kecuali barang-barang yang memang masih digunakan sehari-hari. Pengemasannya bisa dilakukan pada saat kepindahaan.
 
 
5. Lunasi Semua Tagihan
Sebelum pindah pastikan anda sudah melunasi tagihan listrik, PAM dan telepon rumah. Begitu juga hutang pada  tukang koran langganan agar tidak timbul masalah dikemudian hari. Jangan lupa pamit pada tetangga dan Kepala Rukun Tetangga (Kepling).
 

6. Alamat surat
Dengan berpindahnya rumah, tentu alamat anda juga berubah. Jadi sebelum  pindah, berikan informasi alamat baru anda pada pihak-pihak terkait, seperti : bank, rekanan, atau orang-orang  yang kemungkinan akan menghubungi anda.
   
7. Hubungi Perusahaan Jasa Pindahan
Jika barang-barang sudah siap untuk dipindahkan,  jangan lupa hubungi  Jasa Pindahan untuk mengangkut barang pindahan anda serta mengantarkannya ke rumah baru. Dan setelah barang-barang selesai dimuat, pastikan tidak ada  barang yang tertinggal. Kunci semua pintu dan jendela, matikan lampu-lampu dan air sebelum anda tinggalkan. 

 
B.Tips Setelah Pindah
Setelah barang tiba di rumah baru, tentukan di mana akan meletakkan perabot-perabot Utama, seperti lemari, tempat tidur, bufet, lemari pajang, meja belajar dan sebagainya. Jika semua perabot utama sudah pada tempatnya, maka mulailah membongkar kardus satu per satu. Mulailah dengan membuka kardus-kardus penting, yaitu yang berisi barang-barang yang akan segera digunakan. Sedangkan barang yang belum segera digunakan, dapat anda buka belakangan. Luangkan waktu untuk berkenalan dengan para tetangga dan pada Ketua RT. Jika semua sudah beres, Anda bisa melapor ke Kelurahan untuk membuat surat-surat penting, seperti Kartu Keluarga, KTP dan lainnya.



Bagi anda yang sering pindah tugas (pindah rumah), sebaiknya gunakan furniture yang ringan dan praktis. Seperti dapat dilipat, dapat diknockdown, dsb. Jika rumah yang ditempati berupa rumah sewa, sebaiknya kunci pintu rumah, pagar, garasi, dsb diganti dengan yang baru.

Inilah beberapa tips yang dapat anda gunakan saat pindah rumah. Yang terpenting selalu tenang dan jangan panik. Kepanikan akan membuat anda  melupakan banyak hal penting,
Semoga bermanfaat ....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar